Ku tak pernah ikat rambutku lagi semenjak kaubilang. Rambutku indah bila terurai panjang. Baju hitamku tak pernah kusentuh lagi sejak hari itu. Kaubilang, "Warna gelap membosankan". Kubaca sampai tunt
Belum ada satu bulan. Ku yakin masih ada sisa wangiku di bajumu. Namun, kau tampak baik saja. Bahkan senyummu lebih lepas. Sedang aku di sini hampir gila. ♪. Kita tak temukan jalan. Sepakat akhiri set
Dari dulu kulebih-lebihkan semua. Padahal yang kaulakukan tak seberapa. Agar seisi dunia tahu. Dan anggapku paling beruntung. Milikimu. ♪. ♪. Kukarang cerita yang semula tak ada. Caraku sampaikan seol
Berusaha tetap terjaga. Tunggu kamu selesaikan semua kesibukan. Dering yang paling kunantikan. Akhirnya datang hanya menyapa sebentar. Pamit tidur duluan. Kumaklumi s'lalu. Kumengerti kamu. Punya sibu
Arungi malam. Terjaga kala semua t'lah terbenam. Berkaca, bertanya, "Apa kubuat salah?". "Kalaupun iya, apa?". Apakah sebesar itu hingga. Kau pergi tanpa aba-aba?. Bahkan tanpa alasan. Hingga ku harus
Semenjak hari itu. Tak sedikit coba dekatiku. Kubiarkan s'mua berlalu. Gugur satu per satu. Kar'na setiap kucoba mulai kisah baru. Rasanya aku khianatimu. Padahal kau di situ. Sudah tak mau tahu kabar
Persis setahun yang lalu. Ku dijauhkan dari yang tak ditakdirkan untukku. Yang kuingat saat itu. Yang kulakukan hanya menggerutu angkuh. Lebih percaya cara-caraku. Pilih ragukan rencana Sang Maha Pene