Ulah siapa yang bisa buatku begini?. Gila, ini bahagia apa menderita?. Langit lagi bagus-bagusnya, tapi bagiku biasa saja. Dia buatku terkesima. Menyapamu tak berani, menciummu apalagi. Mata, pundak,
Senandung kata yang terucap. Mulai bicara lewat nada. Teringat ke masa-masa. Di sudut kota penuh harapan kita bersua. Merakit kisah yang indah jalani berdua. Sejenak lupakan bisingnya dunia. Kau beri
Seperti kisah yang pernah ada. Kaulah bidadari hati. Kita bersama, buat cerita. Cinta antara kita. Ku pernah terluka. Kadang tak berdaya. Kau s'lalu ada. Buatku tertawa. Dan lupakan lara. Tak tahu bag