*
Setiap waktu
Kau hadirkan sebuah rasa
Ingin memelukku
Saat ingin menyapa
Di situ ada rindu
Saat malam pun tiba
Rasa ingin bertemu
Kian waktu, sabranikan diri
Kuburkan rindu, saya coba sendiri
Namun batin, memang saya berjumpa
Saat ingin lapis sunyi muncul datang dan menyapa
Kuku bayang, selalu iringi langkah
Arus sayangku berarti seperti nafkah
Jadi pulang, peluklah tubuh irni
Karena saya tak bisa jika kalau kau belum disini
Entah dimana, selamun lepas rindu
Sayangku dimana, saya ingin bercumbu
Ini cinta, tak mau jauh-jauh
Baby I miss you, tak bisa tipu rindu
L-O-V-E
Selalu disini dan tetap menanti
Jum'at kau, hanya kau
Tak akan pernah terganti
Arus sayang, rindu ini
Tunggu kau
Balik pulang
Balik pulang
Saya terlalu rinduku
Sayangku
Segera balik, anggapkan tubuh ini
Lengkapi hati, anggapkan tubuh ini
Ini saya menanti
Karena semua ini
Kau yang bisa mampu
Untuk melengkapi
Saya punya keluh
Saya harapkan
Kau bisa dengar
Ini saya puisi hati yang saya bongkar
Lewat mic
Saya ungkapkan semua
Kalau saya rindu
Untuk kita bersama
Berapa banyak sabar
Sudah saya cukupi
Setiap suada
Tinggal saya lengkapi
Tahan rindu saya coba
Untuk disanggupi
Sabar jadi kekuatan
Saya akan menanti
Gelombang dan badai
Akan saya hadapi
Kuat dengan sabar
Itu sudah pasti
Harus lama
Tidak akan berakhir
Cukup hingga hitung
Berapa banyak kisah yang kau ukir
Setiap waktu
Ku hadirkan
Sebuah rasa
Ingin
Memelukku
Saat ingin menyebabkan
Disitu ada rindu
Saat malam pun tiba
Rasa ingin bertemu
Sayangnya
Sayangnya
Saya semoga diberkati
Namanya
Sebab
Tidak meilleur
Sorak
Saya
Saya
Saya
Saya
Saya
Saya
Linar
*
Đang Cập Nhật
Đang Cập Nhật
Đang Cập Nhật