Alam masih merajak
Teradam jadi tamarak
Ngun ku tau pagi yang
ditunggu akan datang
Dengar namamu dalam pikiran ku
Menantimu tuh bersuara dengan ku
Aku bangun, begat di kepala ku
Tak perasan aku telah terjatuh
Deg-a-mi-sa mudah
tubuhmu Denganmu
terasa utuh
Dua insan tanmanata Kini saling sapa
Lupuku lama didekapmu Tenggelam dalam pikiran