Entah mengapakah
hatiku bergetaran
Bila bertemu lagi,
oh kekasih lama
Ku cuba selindungkan api keresahan
Namun perasaan ini berapi di dalam
Ku kira engkau
sudah melupakan Karena itulah engkau
nampak tenang
Lainlah aku walau ketika ini Masih membarai ingatanku terhadapmu
Sembunyikan wajah,
namun dapat aku Meneka hatimu,
sehati denganku
Alas remungan dan dengan perlahan
Tangan kau lepaskan,
kau pun berlalu
Dalam pekatan malam
Tinggal aku sorang
Lalu kau mendonggang,
berbalas remungan Dan dengan perlahan,
tangan kau lepaskan
Kau pun berlalu
dalam pekatan malam Tinggal aku sorang
Terhentilah munam,
bila ku
dikejutkan
Engkau dipimpin pergi oleh seseorang
Dalam keterpaksaan,
kau melangkah kaki
Namun sempat jua kau menoleh ku di sini
Dalam keterpaksaan,
kau
melangkah pergi
Namun sempat jua kau menoleh ku di sini