Diciptakan untuk temani
Berpasangan satu dengan yang lain
Apakah itu garis kita
Ditakdirkan untuk temui
Bergandengan
kita pun saling
Kapan waktu datang membawa dia
Hatiku tenggelam semakin terpuru ke dalam
Membuatku mengarah terambam jatuh sedikit lagi
Kawanita datangiku diriku menunggu
Kawanita temaniku hangatkan hati jiwaku Tiada
kata terucap pahit dari mulutmu yang manis
Kecuk manis bibir merona Peluk mesra saat berdua
Apakah itu tanda dia
Hatiku tenggelam semakin terpuru ke dalam
Membuatku mengarah terambam jatuh sedikit lagi
Kawanita datangiku diriku menunggu
Kawanita temaniku hangatkan hati jiwaku
Tiada kata terucap pahit dari mulutmu yang manis
Ku ingin dia,
inginkan dirinya,
waktukan membawa
Kawanita datangiku
diriku menunggu
Kawanita temaniku hangatkan hati jiwaku
Tiada kata terucap pahit dari mulutmu yang manis
Bertabur kata kau lemah lembut Menarik hati tutur katamu
Ku cinta dia