Salah satu nasihat terbaik yang saya dapat adalah
jangan paksakan apapun
standar hidupmu, perhatian yang kamu mau,
relasimu dengan seseorang,
cinta, termasuk dengan diri sendiri.
Jangan jahat-jahat sama diri sendiri
karena kalau kamu paksakan hal tersebut
berarti hal itu gak layak untuk kamu perjuangkan.
Jika ia mengalir,
maka kamu akan menemukan prosesmu dengan sendirinya untuk bertumbuh.
Berdamailah dengan apa adanya
dan jika itu menyakitkan
maka tinggalkan, itu bukan untukmu.
Tapi aku tidak tahu dimana kamu.
Tapi tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Aku baik-baik saja.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Karena ketika kamu menciumku di kegelapan.
Kamu tahu tepat di mana aku.
Kamu seperti cendol di malam.
Kamu seperti cendol di malam.
Dan aku pikir pikiranku hanya Tuhan.
Tapi kamu mencintaiku.
Dan tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Aku baik-baik saja.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Aku baik-baik saja.
Aku baik-baik saja.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Aku baik-baik saja.
Aku baik-baik saja.
Aku tidak sebaik yang dulu.
Tapi kamu mencintaiku.
Karena ketika kamu menciumku di kegelapan.
Kamu tahu tepat di mana aku.
Kamu seperti cendol di malam.
Kamu seperti cendol di malam.
Dan aku pikir pikiranku hanya Tuhan.
Tapi kamu mencintaiku.