Membaca serapmu menades air mataku sedih
Mengapakah terlambat gini
Aku telah berdua
Aku
menanti cukup lama
Aku pun manusia tak tahan derita
Maafkanmu sayang
Kirim undangan
bersama selamku
Mungkin pula alamatmu
bukanlah
yang dulu
Bukan pula salahku sayang
Aku pun kesepian
Aku
menanti cukup lama Aku pun manusia
tak tahan
derita Maafkanmu sayang
Hati ku
terharu membaca serapmu
Menades air
mataku sedih
Mengapakah terlambat gini
Aku telah berdua
Aku menanti cukup lama
Aku pun
manusia
tak tahan derita Maafkanmu sayang
Ku kirim
undangan
bersama selamku
Mungkin pula
alamatmu
bukanlah
yang dulu
Bukan pula
salahku sayang Aku pun kesepian
Aku menanti cukup lama
Aku pun manusia tak tahan
derita Maafkanmu sayang
Hati ku
terharu membaca serapmu Menades
air mataku sedih
Mengapakah terlambat gini Aku telah berdua
Aku
menanti cukup lama
Aku pun manusia tak tahan
derita Maafkanmu sayang